TIDORE - Suasana penuh tawa dan semangat mewarnai SD Negeri Tambula Kota Tidore Kepulauan, saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar sosialisasi bertema anti-bullying dan pentingnya pendidikan Senin (20/07/2026).
Dikemas secara interaktif melalui permainan Game dan Quis berhadiah, serta sesi motivasi belajar, kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menghentikan perundungan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Sejak kegiatan dimulai, para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan mahasiswa KKN. Berbagai pertanyaan seputar bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, hingga cara menyikapinya dijawab dengan penuh semangat oleh para siswa. Mahasiswa KKN juga mengajak siswa memahami pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Tak hanya membahas bahaya bullying, mahasiswa KKN turut memberikan motivasi mengenai pentingnya pendidikan sebagai bekal untuk menggapai masa depan. Dalam penyampaian materi, siswa diajak untuk rajin belajar, disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta berani bermimpi setinggi mungkin. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Untuk menambah semarak kegiatan, mahasiswa KKN menyiapkan hadiah berupa permen, biskuit, buku tulis, dan aneka makanan ringan bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Sorak sorai dan tepuk tangan pun berkali-kali terdengar setiap kali hadiah dibagikan, menciptakan suasana edukatif yang dipenuhi keceriaan.
Koordinator KKN Unkhair Tahap I, Ruslan Duwila, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan upaya menanamkan nilai saling menghargai sekaligus membangun kesadaran bahwa pendidikan merupakan kunci untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Bullying sering kali dianggap sebagai candaan, padahal dampaknya bisa sangat besar terhadap mental dan kepercayaan diri anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan, kami ingin anak-anak memahami bahwa saling menghormati, saling menyayangi, dan tidak mengejek teman merupakan bagian dari karakter yang harus dibangun sejak dini. Di sisi lain, kami juga ingin memotivasi mereka agar terus semangat belajar karena pendidikan adalah jalan untuk mewujudkan cita-cita," ujar Ruslan.
Ia berharap pesan yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Sementara itu, Kepala SDN Tambula, Alwia Ibrahim S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unkhair yang telah menghadirkan kegiatan edukatif dengan metode yang dekat dengan dunia anak-anak.
Menurutnya, penyampaian materi melalui kuis dan permainan membuat siswa lebih mudah memahami pesan yang diberikan dibandingkan hanya mendengarkan penjelasan secara satu arah.
"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unkhair karena telah memilih tema yang sangat penting. Anak-anak terlihat sangat senang mengikuti kegiatan ini. Mereka belajar sambil bermain, sehingga pesan tentang bahaya bullying maupun pentingnya pendidikan lebih mudah diterima dan diingat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk membentuk karakter siswa yang saling menghargai, peduli terhadap sesama, serta semakin termotivasi untuk belajar dan meraih cita-cita," kata Alwia.
Melalui sosialisasi tersebut, Kedua pihak berharap dapat membangun kesadaran mengenai bahaya bullying dapat tumbuh sejak usia sekolah dasar. Di saat yang sama, semangat belajar dan kecintaan terhadap pendidikan juga diharapkan semakin kuat, sehingga siswa memiliki karakter yang baik, percaya diri, serta siap menjadi generasi penerus yang berprestasi. (Red/Mediasi Tikep)